- Laba-laba, sekitar 46 mil
- Monyet, sekitar 55 mil
- Burung Guano, 280 mil
- Kolibri, 50 mil
- Paus pembunuh, 65 mil
- Pelican, paling besar 285 mil
info terunik dunia
sepasang kerangka laki-laki dan perempuan zaman batu baru yang saling berpelukan erat tergali di Italia. Sepasang kerangka yang saling berpelukan hangat ini, menggoncang semua orang yang melihatnya. Arkeolog memperkirakan, bahwa sepasang kerangka ini telah terkubur kurang lebih 5.000-6.000 tahun lamanya di bawah tanah! pelukan selama 5.000 tahun ini bukan saja menggoncang arkeolog, bahkan masyarakat dunia.




Seekor ular berkaki ditemukan di rumah Dean Qiongxiu di wilayah Suining, barat daya China. Ular tersebut memiliki sebuah kaki yang juga dilengkapi dengan kuku. "Saya terbangun dari kamar setelah mendengar suara seperti menggaruk di tembok tapi sangat aneh. Saat saya menyalakan lampu, saya melihat ular tersebut sedang berjalan di dinding menggunakan cakarnya," kata Qiongxiu seperti dilansir Telegraph.

Ada teori yang menarik, berupa sebuah asumsi bahwa kehidupan manusia asalnya dari air mars yang membawa living organism canggih. Diperkirakan sejak awal di tata surya kita ada 2 planet sempurna yang mempunyai kehidupan.


Sebuah lukisan gadis yang diduga merupakan karya pelukis kenamaan Leonardo Da Vinci ditemukan. Sidik jari di lukisan milik seorang kolektor itu ditengarai cocok dengan sidik jari sang legenda dari Italia tersebut. Seperti dilaporkan AFP sebuah laboratorium di Paris menemukan sidik jari tangan kiri yang tertinggal di lukisan yang dibuat dengan kapur dan tinta itu. Laboratorium itu menyimpulkan sidik jari tersebut ’sangat mirip’ dengan karya Da Vinci yang tersimpan di Vatikan.







This place in Uzbekistan is called by locals “The Door to Hell”. It is situated near the small town of Darvaz. The story of this place lasts already for 35 years. Once the geologists were drilling for gas. Then suddenly during the drilling they have found an underground cavern, it was so big that all the drilling site with all the equipment and camps got deep deep under the ground. None dared to go down there because the cavern was filled with gas. So they ignited it that no poisonous gas could come out of the hole, and since then, it’s burning, already for 35 years without any pause. Nobody knows how many tons of excellent gas has been burned for all those years but it just seems to be infinite there.


















Sekarang, para ahli di Perpustakaan Universitas Heidelberg mengatakan catatan yang ditulis di pinggiran buku oleh pemiliknya, Oktober 1503, membuktikan bahwa Lisa del Giocondo adalah benar-benar model lukisan paling terkenal di dunia itu. “Semua keraguan tentang identitas Mona Lisa tersingkir dengan penemuan Dr Armin Schlechter, a manuscript expert,” demikian pernyaatan Perpustakaan Universitas Heidelberg, Senin

Sejauh ini hanya sedikit bukti yang tersedia dari dokumen-dokumen abad 16. Akibatnya ruang interpretasi terbuka luas dan banyak identitas yang dilekatkan pada Mona Lisa. Catatan di buku itu dibuat oleh pejabat kota Florentina, Agostino Vespucci, teman dekat da Vinci dalam sebuah koleksi surat oleh orator Rowami, Cicero. Catatan itu membandingkan da Vinci dengan seniman Yunandi Apelles dan menyebutkan bahwa da Vinci saat itu membuat tiga lukisa, salah satunya potret Lisa de Giocondo.

“Tidak perlu ada lagi alasan untuk menyebut ini perempuan lain,” kata Frank Zoellner, sejarawan seni dari Universitas Leipzig kepada sebuah radio di Jerman. Nama Lisa Gherardini sebenarnya sudah dihubungkan dengan lukisan itu sejak 1550 oleh Giorgio Vasari, seorang pejabat Italia, namun pernyataan diragukan karena dibuat lima dekade setelah lukisan itu dibuat.

Enam buah gua berbentuk batu karang, terpotong menjadi sebuah tebing yang curam di Wadi Gawasis, 21 km di sebelah Selatan Kota Port Safaga di Laut Merah, ditemukan oleh sebuah tim ilmuwan internasional, termasuk ahli perkapalan kuno, Cheril Ward dari Universitas Negeri Florida, Amerika Serikat. “Gua-gua tersebut pada masa lalu digunakan oleh orang Mesir kuno sebagai bengkel kerja dan gudang untuk melindungi peralatan dari keadaan padang gurun yang tidak bersahabat”, jelas Profesor Ward.

Masih menurut Profesor Ward, situs arkeologi tersebut bagaikan sebuah markas militer, dan artefak yang ada di sana menunjukkan adanya para administrator terbaik yang pernah dikenal dunia. “Ini merupakan situs yang telah menyimpan demikian banyak rahasia yang dimilikinya selama 40 abad,” ujarnya.
Pada papan-papan kayu, yang merupakan kayu kapal tertua di dunia, ditemukan cacing-cacing kapal yang menunjukkan bahwa pelayaran kapal tersebut berlangsung selama beberapa bulan. Cacing-cacing tersebut ditemukan bersamaan dengan kotak-kotak kargo, jangkar-jangkar batu, lebih dari 80 gulungan tali yang tersimpan dengan sempurna, dan sebuah lempengan batu bertuliskan lima nama ningrat dari Farao Amenemhat III yang berkuasa dari tahun 1844 hingga 1797 SM. Artefak-artefak tersebut tersimpan dengan sangat baik karena gua-gua tersebut ditutup rapat setiap kali perahu itu habis berlayar.
Pusat niaga di Punt, diperkirakan berada di Ethiopia atau di Yaman, berjarak 1600 km dari gua-gua tersebut. Bagaimana orang-orang Mesir kuno berlayar ke tempat ini, seperti yang ada dalam tulisan Mesir kuno pada kotak-kotak kargo yang ditemukan dalam gua-gua tersebut, sampai kini masih merupakan rekaan dan spekulasi. Banyak ahli tidak percaya orang-orang Mesir kuno memiliki teknologi pelayaran yang demikian maju, namun penemuan-penemuan di Wadi Gawasis memberikan bukti kuat yang menunjukkan bahwa orang-orang Mesir kuno telah memiliki kemampuan melakukan pelayaran jarak jauh.
Profesor Ward menginterpretasikan penemuannya lebih lanjut. “Pada sejumlah kayu masih tercantum nomor yang boleh jadi merupakan sebuah petunjuk dalam perakitan. Ward menduga kapal-kapal ini pada awalnya dibuat di galangan kapal di Sungai Nil, kemudian bagian-bagian kapal yang bisa dirakit kembali dibawa menyeberangi padang gurun sejauh 140 km menuju Laut Merah, dimana dilakukan perakitan dan peluncuran kapal.”
Ketika pelayaran telah selesai, kapal-kapal ini di bongkar kembali dan bagian-bagian yang telah dipisahkan satu sama lain siap diangkut pulang ke Sungai Nil untuk digunakan di kemudian hari. Menurut perkiraan Profesor Ward, sebanyak 3700 pria mungkin telah terlibat dalam seluruh ekspedisi ini. Pelayaran ini tertata dan terselenggara dengan sangat baik, namun tampaknya sebuah masa ketidakstabilan politik telah membuat pelayaran ini terhenti, lanjut Profesor Ward, dan meninggalkan gua-gua serta harta karun mereka terkunci selama 40 abad. Rincian studi ini akan dipublikasikan dalam penerbitan Jurnal Internasional Arkeologi Kelautan, dan sebuah studi lebih lanjut pada situs tersebut akan dilakukan tahun depan









Copyright © info unik
Template by Blog Template 4 U | Blogspot Tutorial | Blogger